Rabu, 10 Desember 2008

Lebih Dalam Mengenai Wedding...



Fotografi menjadi bagian penting dalam setiap acara seremonial, apalagi sebuah pernikahan. Foto dapat menjadi saksi yang merekam setiap momen indah dalam proses pernikahan. Pengambilan foto di acara pernikahan menjadi hal yang penting karena foto inilah satu-satunya yang bisa dilihat lagi untuk jangka waktu kedepan. Dalam Fotografi Pernikahan dikenal 3 tahap proses pemotretan yaitu Pre Wedding (sebelum pernikahan), Wedding (pada saat pernikahan) dan Post Wedding (paska pernikahan ). Pada saat pesta pernikahan berlangsung juga dikenal 3 macam foto yaitu foto liputan pernikahan (documentary), wedding candid (art angle) serta foto formal (foto bersama dengan keluarga maupun kolega). Setiap jenis foto tersebut memiliki karakter tersendiri, dan terkadang tiap jenis foto harus diambil oleh fotografer berbeda yang spesialisasinya sesuai dengan jenis foto. Selalu ada dua jenis fotografer yaitu yang pertama fotografer yang selalu mengarahkan segala sesuatunya dan fotografer jenis kedua yaitu fotografer yang tidak mengarahkan dan mengatur atau yang kita kenal dengan foto candid. Pilihan kedua jenis fotografer ini tergantung pada anda dan hal yang terpenting konsultasikan terlebih dahulu dengan fotografer anda.
Oleh: http://www.farulbidik.blogspot.com/

Sudah Amankah...?




Suatu tayangan program acara televisi dinilai bermasalah apabila didalamnya mengandung unsur kekerasan, baik fisik, sosial, psikologis dan pelecehan terhadap individual maupun pada kelompok masyarakat tertentu.
Banyak program acara yang tidak klasifikasikan program acara tersebut sesuai dengan usia khalayaknya, tayangan yang bukan untuk anak-anak pun ditayangkan pada jam anak-anak biasa menonton, banyak juga acara yang kurang memperhatikan etika serta nilai kesopanan maupun kesusilaan. Aksi kekerasan pun dikemas dan ditampilkan sebagai komedi.
Tujuan akhirnya hanya melihat peluang untuk menghasilkan keuntungan semata tanpa mempedulikan efek/dampak yang ditimbulkan. Tayangan-tayangan tersebut mencakup sinetron serial, variety show, dan tayangan anak. Peran KPI lah sebagai lembaga yang harus mengawasi serta mempertegas segala bentuk penyimpangan tersebut, bila perlu dikenai sanksi, sedangkan kita sebaiknya lebih selektif lagi dalam memilih suatu program acara, layak atau tidaknya dipertontonkan. oleh : http://www.farulbidik.blogspot.com/